Posted by: Sarah J | January 31, 2011

Tuhan Mau Aku Kuat …..

Hope in Jesus

 

 

 

Untuk cintaku :

Aku selalu duduk di mejaku
Bermain dengan laptopku
Merenungi duniaku
Mencoba berbicara dengan hatiku
Apa yg Tuhan mau dari aku?

Sebelum aku sakit seperti sekarang ini
Aku selalu sibuk
Aku selalu tdk pernah mengerti,
bahwa aku butuh berbicara dengan hati
bahwa aku butuh merenungi hidupku

Sebelum aku sakit,
Seakan2 aku kehabisan waktu dgn teman2ku
Seakan2 aku membutuhkan waktu lebih dari 24 jam untuk pekerjaanku
Dan seakan2 cintaku tidak menjadi prioritas dalam hidupku
Anak2ku, orangtuaku dan kekasih hatiku,
memang yg membuat aku bekerja keras,
tetapi ternyata ada yg salah
Karena cintaku ternyata harus menjadi prioritas teratas,
bahwa Tuhan mau aku ‘berkaca’ …..

Setelah aku sakit, duniaku berubah
Tuhan mau membuat aku kuat
Dan ternyata, aku memang kuat!

Sekarang, aku sering ‘berkaca’
Dengan banyak cermin di hidupku,
ternyata banyak sisi hidupku yg berlubang …
Banyak sisi hidupku yg aku pertaruhkan,
tidak mendengar semua nasehat
Dan hanya bersandar pada pengertianku sendiri …..

Dan ternyata Tuhan tidak mau aku seperti itu …..

Cermin2 hidupku membuat aku ‘silau’
“Banyak yg harus dibenahi, Tuhan ….. “
Perlahan, aku mulai membenahi …..

Pertama adalah membenahi hatiku
Mencoba untuk berbagi dengan keadaan
Mencoba untuk bersahabat dengan sakitku
Dan mencoba untuk membuka selebar2nya dengan kasih Tuhan ….

Kedua, mencoba menggapai cintaku
Kembali untuk berbagi hati dengan anak2, orangtua dan kekasih hatiku
Mengubah konsep dalam pikiranku, bahwa prioritas adalah prioritas
Bahwa kasih Tuhan melalu cintaku, menjadi nyata …..

Terakhir, aku mencoba untuk berdamai dengan keadaan,
bahwa duniaku memang sudah berubah
Aku yg dulu berceloteh dan selalu bergerak tak henti, kini aku hanya berusaha untuk selalu tersenyum …..
Aku yg dulu bisa membuat banyak orang tersentak karena menjadi semangat secara fisik,
sekarang aku bisa membuat orang tersenyum bersahaja …..

Aku memang sakit, Tuhan
Duniaku memang sudah berubah, Tuhan
Tetapi ternyata aku kuat
Dan Tuhan memang mau aku kuat …..

Dengan menatap masa depan bersama anak2, orangtua dan kekasih hatiku,
Dan aku tidak mau menoleh ke belakang,
Aku menata dunia baruku …..

Di saat aku sakit sekarang ini,
ternyata aku kuat, Tuhan …..

Posted by: Sarah J | December 14, 2010

Ada Mujizat Lagi Dalam Hidupku ……

AKU lah yang menghibur kamu ….. Yesaya 51 : 12

Banyak sekali mujizat dalam hidupku

Sejak aku mengerti tentang kehidupanku, TUHAN memberi banyak mujizat

Tidak ada satupun mujizat yang tidak selesai dirancang oleh TUHANku

Mujizat2 itu selalu selesai, hingga aku mendapat damai sejahtera …..

Seringkali aku tidak sabar untuk mencari tahu, kapan ada mujizat lagi untukku

tapi, memang waktu TUHAN tidak sama dengan waktu kita …..

Mujizat itu datang lagi dalam hidupku …..

Sejak aku berada di batas antara hidupku di dunia dan hidup bersama TUHANku,

sejak itu juga aku sungguh2 pasrah dalam pelukan TUHANku …..

Lambat tapi pasti, mujizat itu mengiringi hidupku hingga hari ini …..

( latar belakang ….. )

Aku sedang bahagia ….

Bersama keluarga dan anak2ku, aku sedang berada di area yang benar2 membahagiakan

Tersenyum bersama …..

Tertawa bahagia …..

Bersenda gurau, saling meledek, hingga berlari2 di tempat seperti firdaus …..

Anak2 terlihat bahagia sekali,

Ayah bundaku menunjukkan kepuasan atas kebahagianku,

Aku dan adik2ku seperti flashback, seakan2 hidupku seperti waktu kecil …..

Aku merasa masa depanku di hadapanku …..

Aku merasa masa depanku terhampar di layar mataku …..

Aku merasa tidak pernah mau tahu, apakah ada hidupku yang lain kecuali hidupku yg sekarang ini ?

Tidak mungkin ada!

Hidupku adalah hidup yg seperti ini …..

….. aku tahu, waktu TUHAN tidak sama dengan waktu ku …..

Tiba-tiba,

hidupku yang seperti sempurna itu, semua lenyap ………….

lenyap tanpa bekas ……………………………………………………

Tiba-tiba,

aku dihadapkan dengan pilihan, kembali ke kehidupan ku atau mengikut TUHAN …..

Aku gamang …..

Aku mau ikut TUHAN, tapi aku tahu, bahwa hidupku belum selesai

Aku harus menyelesaikan dulu,

Aku harus menunda dulu,

Anak2ku harus mandiri sebelum ku mengikut TUHAN …..

Dalam kesendirian ku dgn alam maut, aku berontak keras!

Anak2ku menangis menyayat hati,

Ayah bundaku mengusap2 tangan dan kepalaku,

Adik2ku berdiri samping membisu …..

Aku tersadar pagi berikutnya, tapi aku tidak sadar …..

Aku melihat semuanya, tapi aku tidak melihat …..

Pikiranku kosong, otakku hanya diam, mataku terbuka tetapi tidak berbicara …..

Aku ada ditengah tengah hidupku di dunia dan masa depanku di samping TUHAN …..

Dari balik kesadaranku, aku menatap anak2ku,

Orang tuaku dan adik2ku bersujud di hadapan TUHAN melihat aku tersadar

Mujizat sudah mengawali hidupku sejak waktu itu, dan mujizat2 yg lain terus mengikutiku …..

Aku mengalami ujian terberat dalam hidupku

Ujian yg teramat berat …..

TUHAN benar2 mau aku lebih kuat

TUHAN benar2 mau aku lebih percaya, bahwa DIA akan membantuku utk masa depan yg lebih baik …..

( sekarang ….. )

Aku melewati masa2 yang sulit setelah aku berada dalam rengkuhan keluargaku

Aku tidak bisa melangkahkan kakiku seperti dulu

Aku tidak bisa merengkuh tanganku untuk menggapai semua kebutuhanku

Aku tidak bisa berkata kata untuk memulai hari2ku …..


Aku merasakan kembali hangatnya matahari
Aku melihat kembali sinar bulan di malam hari
Hatiku bernyanyi lagi ……

Kami saling bicara hati …..
Kami saling membuka diri …..
Dengan segenap kerinduan, kami saling mencurahkan cinta dalam setiap perkataan kami ……
Harapan kembali nyata terbentang
Tinggal kami meraihnya …..
Sudah sedemikian dekat ……

Segala cercaan sudah kami tinggalkan di belakang …..
Segala perkataan yang menyakitkan dan membuat kami luluh lantak sudah kami lupakan ……
Kami sudah mengampuni mereka dengan kasih …..
Aku begitu bangga padamu, kekasihku ….
Kau telah mencintaiku dengan segala apa yang kau punya dalam hidupmu
Kau telah membuat aku demikian berbahagia
Dan aku sudah berupaya yang terbaik juga untukmu
Read More…

Posted by: Sarah J | November 24, 2009

Mahalnya Sebuah Kepercayaan

Entah kenapa, perasaanku sungguh tidak enak sejak pagi tadi
Semua berjalan baik seperti biasa, pada awalnya
Aku melayani dia dengan sepenuh cinta untuknya
Aku menemaninya bercerita
Aku berusaha membuatnya senyaman mungkin dengan keberadaanku
Dan aku melakukan rutinitasku di pekerjaan dengan sepenuh hati, seperti biasa …..

Sampai pada suatu saat, seorang sahabat mengungkapkan suatu hal yang sangat aku benci
Ungkapan ketidakpercayaan padaku
Ungkapan merendahkan dan meremehkan kemampuanku
Dan ungkapan penyesalannya terhadapku, karena menurutnya, gara gara aku, salah seorang saudaranya menderita……
Aku terhenyak …..
Aku terpukul ……
Dan aku terhina ……
Aku melakukan dengan sepenuh cinta untuk saudaranya, kekasihku
Aku melakukan semuanya, karena aku mencintainya …..
Dan Tuhan tahu itu …..
Read More…

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.