Bahagia ?
Aku ingin sekali mencapai kebahagiaan yang abadi
Aku seringkali kecewa karena ternyata seperti semua hal didunia ini tidak ada yang abadi
Semua hanya bersifat sementara
Semua akan ada akhirnya
Demikian juga hal nya dengan kebahagiaan …..
Tapi ternyata,
Untuk aku menjadi bahagia kita tidak perlu menunggu apapun
Aku tidak perlu menunggu, kawan ……
Aku tidak perlu menunggu hingga aku menikah
Aku tidak perlu menunggu hingga aku mempunyai anak
Aku tidak perlu menunggu hingga aku dipromosikan di pekerjaan ku
Aku tidak perlu menunggu hingga aku mempunyai rumah yang mewah dan nyaman
Aku tidak perlu menunggu hingga aku menjadi sedemikan pintar dan berpengaruh …..
Ternyata, Tuhan sudah merancangkan kebahagiaan pada setiap orang sesuai dengan porsinya masing masing …….
Kawan,
Apakah kita sadar bahwa kebahagiaan ternyata ada di setiap kesempatan, sekecil apapun itu ?
Kebahagiaan bisa kita raih kapanpun kita kehendaki ?
Aku sungguh sungguh sadar
Dan sekaligus aku merasa demikian egois pada Tuhan……
Tuhan sudah memberikan aku banyak kesempatan untuk berbahagia
Tuhan sudah memberikan aku banyak kesempatan untuk menggali semua kebahagiaan
Tuhan sudah memakai banyak hal di dunia untuk aku menjadi bahagia
Tapi ternyata aku sangat menyia nyiakan kesempatan yang Tuhan sudah berikan kepadaku …..
Aku ternyata lebih sering untuk menutup diri tehadap banyak kesempatan itu
Aku ternyata tidak jeli menangkap maksud Tuhan untuk aku selalu berbahagia
Aku lebih sering berkeluh kesah untuk banyak hal sepele yang sebenarnya Tuhan sediakan untuk aku sebagai kerikil kehidupan
Aku terlalu banyak mengeluh pada Tuhan….
Astagaaaa…….
Ternyata aku demikian egois dan tidak tahu diri ……
Ternyata aku bisa memulai kebahagiaanku kapan saja aku mau
Bahkan aku bisa memulainya detik ini juga !!!!!
Aku seharusnya merasa berbahagia pada saat aku melihat anak anakku yang sehat
Aku seharusnya merasa berbahagia pada saat aku kenyang dengan makanan kesukaanku
Aku seharusnya merasa berbahagia pada saat aku bisa berkendara dengan mobil kesayanganku kemanapun aku pergi
Aku seharusnya merasa berbahagia pada saat aku bersenandung bersama musik kesayangaku
Aku seharusnya merasa berbahagia dengan apa yang semua aku miliki
Aku seharusnya merasa berbahagia dengan orang orang disekelilingku yang mencintai aku…….
Astagaaaa …..
Ternyata demikian banayk alasan yang seharusnya aku merasa bahagia
Banyak sekali Tuhan memberikan aku kebahagiaan yang seharusnya aku syukuri ….
Tuhan, ampuni aku …..
Pada saat aku menghadapi masalah
Seharusnyalah juga aku berbahagia, karena ternyata Tuhan masih mengasihi aku sehingga aku diberi kesempatan untuk menjawab tantangan tersebut dan aku menapaki jenjang kehidupan yang lebih tinggi
Aku tidak perlu menunggu apa apa untuk selalu berbahagia
Tepukan tangan di pundak oleh atasan
Cium sayang dikening oleh orang tua
Pelukan hangat oleh pasangan dan anak anak ku
Makanan yang lezat
Keindahan matahari terbenam
Apapun ……..
Tidak perlu menunggu apapun …..
Kita harus tetap berbahagia, karena Tuhan menghendakinya ……
Aku belajar sesuatu
Bahwa aku harus menikmati setiap detik dalam kehidupanku
Aku harus menikmatinya dalam kebahagiaan
AKu tidak perlu menunggu sesuatu yang berada jauh di depan atau dimanapun
Aku bisa berbahagia setiap saat aku mau
Aku sudah putuskan
Bahwa aku akan terus berbahagia
Dimanapun aku ……
Kapanpun ……
Dan dalam kondisi apapun ……
Aku akan tetap dan terus berbahagia ……
Terima kasih Tuhanku …..









Kini kusadari kini, kawan!
Kebahagiaan tak ditentukan oleh berapa banyak yg kita raup dari dunia ini, tapi oleh berapa sedikit yg kita butuhkan dari dunia ini!
Salam Bahagia!
By: Maren Kitatau on November 4, 2009
at 12:21 pm