Beban hidup, semua orang pasti punya
Masing masing dari kita mempunyai bebannya sendiri sendiri
Masing masing dari kita mempunyai kewajiban memikul salibnya sendiri sendiri
Salib Tuhan, seberapa besar atau kecilnya, adalah kewajiban kita untuk memikulnya ……
Tuhan memberikan semuanya sesuai dengan rencana dan keinginan Nya …..
Beban hidupku sungguh kurasakan sedemikian berat
Aku, yang terlahir dari keluarga bahagia dengan segenap cinta kasih yang dari pada MU, Tuhan
Aku, ternyata mempunyai beban hidyp yang sangat jauh berbeda dari yang keluargaku hadapi
Aku, serasa menjadi beban berat bagi keluargaku dengan seluruh permasalahanku ……
Aku merasa, aku tidak seharusnya mengalami ini semua
Tapi ternyata aku mengalaminya ……….
Aku yakin, kalau semua yang aku hadapi sekarang adalah bagian dari rencana Tuhan juga ……
Aku tidak tahu, apa maksud Tuhan terhadap diriku
Aku tidak tahu, apa yang Tuhan kehendaki atas kehidupanku
Akupun tidak mengerti, mengapa aku mengalami ini semua
Tapi aku mengalaminya ……….
Dan aku bertambah yakin, bahwa Tuhan mempunyai rencana indah terhadap kehidupanku selanjutnya…..
Yang jelas yang sudah aku rasakan dan fahami,
Walau aku masih terus belajar untuk lebih memahami,
Walau aku masih terus mecari celah pengertian tentang makna kasih Tuhan,
Bahwa aku menjadi sangat mandiri karena keadaan yang memaksaku melakukan semuanya sendiri
Bahwa aku menjadi lebih dewasa dalam bertindak, mencoba untuk selalu bersikap tenang dalam mengambil keputusan
Bahwa aku merasa lebih dekat pada Tuhan dan berusaha selalu menyerahkan semuanya ke dalam tangan Tuhan
Bahwa aku sungguh sangat sadar, Tuhan menginginkanku menjadi aku yang lebih baik dari sebelumnya …
Banyak disekelilingku
Teman, sahabat bahkan saudara,
Yang menjalani kehidupan mereka dalam situasi yang sangat jauh berbeda dengan kehidupanku
Banyak diantara mereka hidup dalam kesederhanaan bahkan kekurangan
Banyak diantara mereka tidak mempunyai cinta
Banyak diantara mereka tidak pernah menerima kasih keluarga
Tapi, sebagian dari mereka ternyata mampu untuk memikul bebannya dengan suka cita
Sebagian dari mereka ternyata mampu menganggap semua bebannya adalah hanya sebagai kerikil kecil yang tidak membuat mereka tersandung
Sebagian dari mereka ternyata mampu merubah bebannya menjadi suatu tantangan yang harus ditaklukan …..
Lalu ……
Mengapa aku yang jauh lebih beruntung dibandingkan mereka tidak menganggap bebanku adalah tantangan ?
Bahkan aku seringkali menganggap bebanku adalah batu sandungan
Aku seringkali menganggap bebanku sangat berat sehingga aku seringkali frustasi dan putus asa
Aku seringkali bersikap sangat egois terhadap lingkungan, karena aku menganggap bebanku selalu menghalangiku ……
Ahhhhh,
Aku banyak merenung akhir akhir ini …..
Sebenarnya, apa yang kau dapat dari semua beban yang Tuhan kehendaki terjadi atas diriku ?
Apa mau Tuhan terhadapku ?
Aku terus merenung …..
Beberapa kesimpulan, aku tangkap sesuai dengan kapasitas pemikiranku, yang jelas jauh dari sempurna
Kemungkinan besar, akupun salah
Karena semua rencana Tuhan tidak dapat terbaca oleh siapapun, termasuk aku
Aku terus merenung …..
Mencoba menggapai maksud Tuhan dengan segala cara yang aku coba ……
Aku merasakan bahwa Tuhan sangat mencintaiku …..
Segala beban berat yang aku alami, aku rasakan sebagai ujian Tuhan
Tuhan mau aku mampu mengerjakan tugas yang lebih besar lagi, yang mau Tuhan berikan kepadaku ….
Sehingga Tuhan memberikan smeua bebean berat selama ini
Karena aku mempunyai tugas lebih besar lagi ……
Dan tugas besar ini pastilah akan menjadi beban yang lebih besar lagi buatku ….
Aku terus merenung dan bertanya,
Tugas apa lagi, Tuhan ?
Ahhhh …….
Aku sadar kini ….
Aku mempunyai tugas dan tanggung jawab besar dalam membantu anak anakku menjadi anak anak Tuhan
Ya, Tuhan ingin aku menjaga mereka selalu ……
Tugas ini akan menjadi beban beratku kemudian …..
Tapi, apakah itu bisa disebut sebagai beban, Tuhanku ?
Ini bukan beban…… ini adalah tanggung jawab yang indah ……
Ini adalah kewajibanku, bukan beban ……
Aku ingin mngubah bebanku menjadi sebuah tanggung jawab yang indah yang Tuhan berikan kepadaku …..
Aku kembali teringat kepada mereka yang jauh lebih kurang beruntung dari padaku
Ternyata sebaian dari mereka menganggap beban dan tanggung jawab mereka sebagai “sesuatu yang terlalu kecil” untuk dicemaskan …..
Jadi aku mau menganggap semua beban dan tenggung jawabku adalah “sesuatu yang terlalu kecil” untuk selalu aku pikirkan …..
Aku akan memikirkan sesuatu yang lebih besar demi masa depan aku dan anak anakku
Karena aku mempunyai masa depan bahagia bersama mereka, juga bersama kekasihku ……
“Serahkanlah segala kekawatiranmu kepada Tuhan, sebab Ia yang memelihara kamu ……”









Recent Comments