Sarah J adalah seorang penulis yang senang mengungkapkan jeritan hati secara spontan. Kapan saja dan dimana saja, tulisannya mengalir begitu saja tanpa rekayasa. Melalui BlackBerry kesayangannya, tulisan demi tulisan dikirimkan melalui email. Kadang membutuhkan hanya 5 atau 10 menit, dia sanggup mencurahkan apa yang dia rasakan apa adanya.
Sarah J terlahir sebagai soerang wanita, lahir dari keluarga bahagia yang selalu mendukungnya dalam segala hal. Wanita mandiri yang membesarkan kedua anaknya dengan penuh kasih sayang. Seorang pekerja keras di dunia laki-laki. Seorang profesional yang pantang menyerah.
Bergelut dengan masalah demi masalah membuat dia setegar batu karang yang siap memecahkan ombak penderitaan didalam mengarungi kehidupannya.
Sarah J hanya seorang manusia, yang selalu berserah akan Kehendak Tuhan yang dia sembah.
Sarah J hanya soerang manusia biasa, yang ingin tetap menulis mengungkapkan jeritan hati, meneropong hati siapa saja yang membaca tulisannya.









Istri adalah bagai ruh rumah tangga
Anak adalah bagai jiwanya.
Suami itu tubuh!
Bravo Bu!
May God be glorify trough you!
By: Maren Kitatau on October 17, 2009
at 1:26 pm
Ruh itu kuat, makanya dia penurut.
Tubuh itu lemah, makanya dia penuntut,
Jiwa adalah kesempurnaan.
Peliharalah anak-anakmu,
Kesempurnaan hidupmu.
Abaikan tubuhmu dari cermin.
Salam Bisa Koq!
By: Maren Kitatau on October 17, 2009
at 3:43 pm
Ahhhh,
Terima kasih, kawan
sangat sejuk membacanya
Semoga demikian adanya,
Karena hiduku sudah timpang
Hadapi masadepan hanya sendiri bersama anak2 dan orang tua
Tentu juga bersama Tuhanku……
By: Sarah J on October 17, 2009
at 1:48 pm
eh jeng sarah…
makasih melulu
jangan ambil dulu kasihnya
kasih dulu lagi tulisan yang banyak ya….
jeritan hatimu
jadi kuingat jeritan ku juga
aku jadi pengen teriak di sini
sukses yaa jeng
By: Malaikat on October 17, 2009
at 2:41 pm
Hihihi,
Kasih adalah tujuan kita yang tertinggi kan ???
JAdi selalu harus diberikan kepada siapapun
Aku tidak salah……
Jeritan hatiku demikan menggunung, siap untuk dimuntahkan
Jeritan susah, jeritan senang, jeritan harapan
Tunggulah kawan……
By: Sarah J on October 17, 2009
at 2:47 pm
sarah, boleh tahu gak umur berapa? aku salut dengan ketegaran dan kemandirianmu.
God bless u
By: theli28 on December 2, 2009
at 12:38 pm
Hihihi, aku sudah tua, sayangku ….
Anakku sudah SMP, aku memasuki pertengahan abad ……
Terima kasih atas dukungannya ya …..
By: Sarah J on December 3, 2009
at 5:06 am